Unik, 5 Ciri Khas Interior Rustic ini Bikin Desainnya Jadi Tren di Era Modern

Unik, 5 Ciri Khas Interior Rustic ini Bikin Desainnya Jadi Tren di Era Modern

Interior RusticSudah kenalkah Anda dengan interior bangunan bergaya rustic? Kebanyakan orang mengenalnya sebagai gaya jadul khas pedesaan. Namun siapa sangka, di era modern justru gaya ini banyak digandrungi oleh banyak kalangan. Apalagi dengan kesan yang ditampilkan membuatnya makin nyaman dan natural. Lantas, bagaimana sih ciri khas atau karakter dari interior bergaya rustik ini?

Pewarnaan  yang Natural

 

desain interior bergaya rusticSalah satu ciri yang paling kentara dari penggunaan desain interior bergaya rustic adalah warna dan gayanya yang sangat natural. Seperti bangunan tradisional zaman dahulu atau bangunan khas pedesaan, tidak ada kesan mencolok yang menyertai setiap desainnya.

Begitu pun dengan desain bangunan rustik, yang mana penerapan warnanya lebih ke alami seperti warna khaki yang terkesan pudar, warna coklat khas kayu, putih lusuh, hijau gelap atau warna lain yang sekilas terkesan lusuh. Pewarnaan seperti ini memang menjadi ciri khasnya sehingga kesan alami semakin kental. Membuat gaya ini semakin nyaman dan apa adanya.

Pattern Unfinished

 

Pattern UnfinishedSelain berciri khas natural, gaya rustic ini pun biasanya terbuat dari pattern bangunan seperti lantai, dinding dan lain sebagainya tanpa finishing. Kebanyakan desain dibiarkan apa adanya tanpa proses finishing seperti desain modern kebanyakan. Untuk dinding misalnya, hanya dibiarkan sampai pada proses pengacian.

Begitu pun dengan lantainya yang hanya sampai pada proses pengacian, atau menggunakan material lantai kayu. Di era modern, tak jarang juga masyarakat memanfaatkan jenis lantai seperti vinyl dengan motif yang ber-pattern gaya rustic. Terlebih banyak sekali vinyl lantai murah dengan motif beragam dijual di pasaran saat ini.

Penambahan Material Handmade nan Unik

 

Yang menjadikan gaya rustic tidak pernah ketinggalan zaman meskipun sudah masuk era modern adalah kesan unik yang ditampilkannya. Bagaimana tidak, biasanya gaya rustik menempatkan beberapa material atau aksesoris buatan tangan pemilik yang membuatnya jadi sangat menarik.

Bagi orang-orang zaman dahulu, rumah-rumah dihias dengan beberapa aksesoris alami seperti kursi kayu yang etnis, dan hiasan dinding lainnya. Begitu pun dengan penerapan interior rustic yang seringkali menambahkan aksen furnitur atau barang tambahan dengan tampilan yang unik.

Menghadirkan Logam Lama dalam Desain

 

material logam lama dalam desain bergaya rustikCiri khas lainnya adalah kehadiran material logam lama dalam desain bergaya rustik. Bahkan saat ini, orang yang menggemarinya sengaja mengerok atau memoles logam sehingga tampilannya seperti logam lama. Begitu pun dengan aksen karat yang sengaja ditampilkan.

Bisanya, penggunaan logam ini disematkan pada meja-meja, kursi bahkan tempat tidur. Kadang juga dipasangkan pada beberapa elemen untuk pembuatan hiasan dekorasi dinding atau hiasan lainnya yang semakin menambah kesan klasik dan antik.

Perpaduan Kayu dan Batu

 

Jika pada bangunan modern yang seringkali ditemukan adalah material padat seperti batu-batu, beton, atau logam, maka berbeda dengan gaya rustic. Di mana ciri khas material yang digunakan adalah perpaduan antara kayu dan batu. Bahkan saat ini, untuk memberikan kesan demikian, beberapa masyarakat menggunakan wallpaper atau lantai kayu maupun vinyl yang bergaya rustic. Terlebih dengan kehadiran vinyl lantai murah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkannya.

Nah, dari beberapa ciri khas desain interior rustic, semakin terlihat bukan bagaimana penampilan dari gaya jadul yang menarik tersebut? Meskipun zaman sudah berubah modern, namun gaya desain rustic ini tetap jadi trend dan tidak pernah sepi dari penggemar. Jikalau Anda salah satu dari penggemar gaya rustic ini, flooringbagus.com jual lantai vinyl murah berbagai motif yang bisa bantu wujudkan kesan rustic pada desain interior bangunan Anda.